DEWI LESTARI

Labels

Rabu, 02 Maret 2016

KONSEP DAN FUNGSI BISNIS



PENDAHULUAN
Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan manusia semakin meningkat dan bervariasi. Baik secara fisik maupun psikis. Suatu kebutuhan juga harus dipenuhi sebagai upaya bertahan hidup dan mencapai kepuasan maksimum. Seperti penjelasan Murray bahwa kebutuhan adalah sebuah konstruk yang menunjukkan sebuah dorongandalam wilayah otak yang mengatur berbagai proses seperti persepsi, pikiran, dan tindakan dengan maksud untuk mengubah kondisi kondisi yang ada dan tidak memuaskan (Murray, 1938, hal 123-125).
     Dalam upaya manusia memenuhi kebutuhannya maka mereka akan berusaha semaksimal mungkin. Dalam hal ini, mereka tak akan lepas dari kegiatan bisnis. Suatu kegiatan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dengan berbagai macam cara berbisnis. Dalam berbisnis, individu juga dituntut untuk memberikan keputusan-keputusan yang menjadi penentu masa depan bisnis yang mereka jalankan. 

PEMBAHASAN 
A.    Kebutuhan Manusia dan Bisnis
Setiap manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda baik fisik (papan, sandang, pangan, dll) dan psikis (rasa aman, kasih sayang, dll). Untuk memenuhi kebutuhannya itu manusia perlu berusaha untuk mendapatkannya. Hal ini menyebabkan manusia tidak bisa lepas dari kegiatan bisnis.
Pola yang ada sekarang mengenai pemenuhan kebutuhan manusia merupakan suatu proses yang panjang, dimulai dari zaman masyarakat primitive. Manusia pada zaman tersebut memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara berburu, bercocok tanam, dan nomaden untuk mencari tanah yang subur untuk tempat tinggal dan bercocok tanam.
Jadi, dalam memenuhi kebutuhan mereka menggantungkan pada usaha sendiri tanpa adanya pertukaran, sehingga kehidupan ekonominya masih berupa rumah tangga tertutup.
Dengan berjalannya waktu, pola hidup primitif ditinggalkan karena tidak praktis dan mereka mulai melakukan kehidupan yang lebih baik dengan menetap di suatu tempat. Pola hidup semacam ini menyebabkan mereka merasakan adanya kelebihan dan kekurangan barang tertentu, dari sini mereka saling menukarkan barang dengan barang atau jasa dari individu lain dan terjadilah BARTER.
Semakin majunya peradaban manusia maka pertukaran barang tidak lagi dilakukan secara barter, tetapi menggunakan alat pembayaran yang sah yaitu berupa uang. Dengan uang maka masyarakat dapat memperoleh barang/jasa yang dibutuhkannya.
Seiring dengan peningkatan kemampuannya, manusia mulai melakukan proses penyebaran yaitu dengan cara Spesialisasi dan Diferensiasi.
Spesialisasi (penyebaran secara horisontal) yaitu berproduksi beberapa jenis barang saja dalam satu perusahaan. Diferensiasi (penyebaran secara vertical) yaitu  memproduksi beberapa jenis barang dari satu bahan dasar Disamping proses penyebaran (dispersi) terdapat pula proses penyatuan atau konsentrasi di mana masing-masing kegiatan secara keseluruhan merupakan satu kesatuan.
Konsentrasi yang dilakukan secara horizontal dinamakan Paralelisasi yaitu perusahaan tidak hanya membuat satu macam produk saja, tetapi menghasilkan berbagai macam produk. Sedangkan, penyatuan secara vertical dinamakan Integrasi yaitu tingkat rangkaian pengerjaan suatu barang yang sebelumnya dikerjakan oleh beberapa perusahaan sekarang dikerjakan satu perusahaan.
A.    Definisi bisnis
Bisnis dalam arti luas adalah suatu istilah umum yang menggambarkan semua aktivitas dari institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari
Bisnis dalam arti sempit adalah suatu sistem menyeluruh yang menggabungkan subsistem yang lebih kecil yang disebut industri. Artinya, setiap industri dibentuk dari banyak perusahaan yang terdiri dari berbagai ukuran perusahaan dengan berbagai produk yang dihasilkannya, termasuk kegiatan pemasaran, pengembangan SDM, pengaturan keuangan dan sistem manajemennya.
Definisi Bisnis menurut Skinner(1992) : pertukaran barang, jasa, atau uang yang saling menguntungkan atau memberikan manfaat
Definisi Bisnis menurut Boone dan Kurtz (2002) : semua aktivitas yang bertujuan untuk mencari laba dan perusahaan yang menghasilkan barang serta jasa yang dibutuhkan oleh sebuah system ekonomi.
Definisi Bisnis menurut Huat, T Chwee dkk (1990) : Suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat kita (business is then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society). Definisi tersebut, diharapkan adanya suatu hubungan yag saling mengisi antara bisnis dan pilihan kebutuhan dalam masyarakat kita. Setiap tindakan yang diambil dalam bisnis, akan berakibat dalam sistem social yang lebih besar karena sistem bisnis berhubungan dengan sistem politik, ekonomi dan system hukum.
Definisi Bisnis menurut Griffin dan Ebert (1996) : Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Definisi ini menitik beratkan pada kemampuan menghasilkan (produce) dan pencapaian tingkat keuntungan atau laba.
Definisi Bisnis menurut Amirullah dan Imam Hardjanto (2005) : Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create of value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of goods and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Kesimpulannya, bisnis merupakan kegiatan yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang(organisasi) yang menciptakan nilai(create of value) melalui penciptaan barang dan jasa(create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

B.     Macam-Macam Bisnis
 1.        Berdasarkan jenis kegiatannya, bisnis dapat digolongkan menjadi beberapa macam, yaitu :
a.      Bisnis Ekstraktif
Kegiatan bisnis yang bergerak dalam bidang system pertambangan dengan menggali bahan-bahan tambang yang terkandung dalam perut bumi.
Misalnya; Bisnis minyak dan gas bumi, tembaga, alumunium, dsb.
b.      Bisnis Agraris
Kegiatan bisnis yang bergerak di bidang pertanian, peternakan dan perikanan.
c.       Bisnis Industri
Kegiatan bisnis yang bergerak dalam bidang indrustri manufacturing, misalnya indrustri rokok, tekstil, garmen dan mobil, dsb.
d.      Bisnis Jasa
            Kegiatan bisnis yang bergerak pada bidang jasa yang menghasilkan produk-produk yang tidak berujud seperti jasa pendidikan, asuransi, perbankan dan pariwisata, dsb.

2.         Berdasarkan kegunaannya, bisnis dapat digolongkan menjadi beberapa macam, yaitu :
           a.         Kegunaan bentuk (from utility)
                       Bisnis yang berusaha merubah suatu benda menjadi benda yang lain yang berbeda bentuknya sehingga menjadi lebih bermanfaat bagi manusia.
                       Bisnis garment, meubel dan roti, dsb.
           b.         Kegunaan tempat (place utility)
                       Bisnis yang memindahkan sesuatu dari satu tempat ketempat yang lain yang lebih bermanfaat .
                       Bisnis ini bergerak dalam bidang transportasi, baik angkutan barang, maupun manusia.
           c.         Kegunaan waktu (time utility)
                       Bisnis yang menjalankan usaha penyimpanan, sama halnya berang dari suatu waktu kurang bermanfaat  disimpan terlebih dahulu baru pada saat lain hari akan di keluarkan bila barang tersebut sudah lebih bermanfaat.
                       Misalkan: Bulog, pergudangan atau pelabuhan.
           d.         Kegunaan pemilikan (possession utility)
                       Bisnis yang menjalankan usahanya untuk menciptakan atau memenuhi kegunaan pemilikan terhadap suatu barang atau jasa. Misal; perdagangan atau pertokoan.

C.    Faktor-faktor Produksi
Pada hakikatnya bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, ataupun organisasi dan masyarakat luas maka dalam kehidupan sehari hari kita akan terlibat bisnis. Baik bisnis yang mencari keuntungan (profit motive) maupun bisnis yang tidak mencari keuntungan atau Nirlaba (non profit motive) seperti rumah sakit, sekolah, PLN, PDAM, dsb.
Seorang pengusaha atau Bisnismen akan melihat kebutuhan lingkunganya yang merupakan proses identifikasi potensi bisnis (potensi pasar) yang biasanya disertai dengan perkiraan (forcesting) maupun atas pertumbuhan potensi bisnis tersebut dimasa yang akan datang serta kondisi persaingan yang terjadi.
Disisi lain seeorang pengusaha harus memikirkan sumber daya yang tersedia berupa (Man, Money, Material, machienary, Management) serta cara yang sebaik-baiknya guna melayani kebutuhan pasar dengan memproduksi  dan menjual barang atau jasa tersebut kepada masyarakat.
Hasil yang diperoleh dari penjualan barang atau jasa setelah dikurangi dengan biaya produksi maupun biaya lainnya yang dikorban dalam kegiatan bisnis dinamakan laba atau keuntungan



HAKIKAT BISNIS

Perusahaan merupakan suatu organisasi yang melakukan kegiatan produksi dengn mengolah sumber ekonomi yang ada agar dapat menyediakan barang dan jasa kebutuhan masyarakat dengan tujuan memperoleh keuntungan dan menciptakan kepuasan bagi masyarakat.
Untuk menciptakan barang dan jasa, perusahaan harus mengolah sumber-sumber ekonomi secara efisien agar dalam menjalannya mendapatkan keuntungan.
Adapun sumber-sumber ekonomi yang dikelola perusahaan adalah:
1.      Uang (money)
Uang merupakan persyaratan yang utama untuk memulai operasi perusahaan (manufaktur). Uang diperlukan untuk penyedian pabrik dan peralatannya, untuk membeli bahan baku dam membayar upah karyawan sampai diperoleh pendapatan dari hasil penjualan barang dan jasa.

2.      Mesin  (Machines)
Merupakan Perangkat proses produksi dari yang sederhana sampai  yang memakai teknologi tinggi, melalui perangkat produksi ini perusahaan melakukan produksi barang dan jasa yang akan dijual kepasar (konsumen).

3.      Material (Materials)
Merupakan barang-barang yang menjadi begian dari barang dan jasa yang diproduksi dan ditawarkan ke konsumen atau dipergunakan untuk memproduksi barang jadi yang akan ditawarkan ke pasar.

4.      Manusia (Man)
Manusia adalah mereka yang terlibat langsung dalam proses produksi yang mempergunakan mesin-mesin dan bahan baku yang disediakan untuk diproses menjadi barang. Perusahaan yang mempergunakan teknologi sederhana maupun teknologi tinggi masih membutuhkan karyawan dalam operasionalnya.

5.      Metode (Methods)
Adalah suatu cara kerja yang memasukan mesin-mesin, material dan manusia. Cara kerja atau metode yang digunakan untuk mengoperasikan perusahaan dengan cara yang menguntungkan (mendatangkan laba), jadi  metode itu mencari suatu tata cara  kerja yang bisa menciptakan efisiensi dalam perusahaan.

6.      Pasar (Market)
Merupakan suatu sarana untuk memperjual belikan barang bagi perusahaan untuk mendapat penghasilan, penghasilan ini akan dipergunakan untuk membiayai oprasional perusahaan selanjutnya. Tanpa suatu pasar sebagai melempar barang dan jasa perusahaan tidak akan mampu beroperasi, karena barang yang menumpuk di gudang akan mendatangkan masalah (kerugian) bagi perusahaan sehingga operasi selanjutnya akan terganggu.

7.      Manajemen (Management)
Manajemen dalam perusahaan berfungsi sebagai kordinasi berbagai kegiatan yang ada dalam proses produksi. Sehingga bagian yang ada dapat memainkan perananan sesuai tugas yang di embannya. Agar dapat dicapai tujuan perusahaan secara keseluruan. Dalam model itu dapat dikatakan bahwa seorang pengusaha mempunyai tugas ganda dalam tugas kedalam dan keluar. Untuk tugas keluar dengan cara memonitor, mengidentifikasi,serta mengantisipasi kebutuhan masyarakat serta perkembangannya yang akan menimbulkan potensi bisnis. Sedangkan tugas kedalam seorang pengusaha harus memikirkan faktor-faktor produksi atau sumber daya dan dana yang tersedia serta bagaimana mengalokasikan faktor-faktor produksi tersebut seefisien dan seefektif mungkin agar dapat bersaing dalam pasar sehingga konsumen atau masyarakat merasa puas yang pada akhirnya akan diperoleh hasil berupa lab atau keuntungan.

D.    Fungsi Utama Bisnis
Lima fungsi yang terlibat dalam operasi suatu bisnis yaitu:
*Manajemen
Cara bagaimana karyawan dan sumber lain (seperti mesin) digunakan oleh perusahaan.

*Pemasaran
Cara bagaimana produk (jasa) dikembangkan, diberi harga, didistribusikan, dan dipromosikan kepada pelanggan.

*Keuangan
Cara bagaimana perusahaan mendapatkan dana dan menggunakannya untuk keperluan operasi bisnisnya.

*Akuntansi
Ringkasan dan analisa dari kondisi keuangan perusahaan dan di pakai untuk membuat bermacam keputusan system informasi, masyarakat, dan prosedur yang bekerja sama untuk memberikan informasi yang cocok untuk karyawan perusahaan sehingga mereka dapat membuat keputusan bisnis.

*Sistem Informasi
Meliputi teknologi informasi, masyarakat, dan prosedur yang bekerja sama untuk memberikan informasi yang cocok kepada karyawan perusahaan sehingga dapat membuat keputusan bisnis.

E.         Keputusan Bisnis yang Biasa Dilakukan Keputusan Manajemen
Kebanyakan keputusan bisnis dapat diklarifikasikan sebagai menajemen pemasaran atau keputusan keuangan.

*Keputusan Manajemen
- Keputusan Manajemen terfokus pada penggunaan sumber daya
1. Perlengkapan mesin apa yang diperlukan untuk memproduksi suatu produk?
2. Berapa karyawan harus dipekerjakan untuk memproduksi suatu produk?
3. Bagaimana dapat memotivasi karyawan supaya pekerjaannya berhasil baik?

*Keputusan Pemasaran
- Keputusan pemasaran terfokus pada produk
1. Berapa harga yang harus dikalkulasi untuk suatu produk?
2. Apakah produk harus diubah sehingga lebih menarik untuk pelanggan?
3. Haruskah perusahaan iklan atau strategi lain untuk mempromosikan produknya?
*Keputusan Keuangan
- Keptusan keuangan terfokus pada pencarian dan penggunaan dana
1. Haruskah pencarian dana dari pinjaman atau menjual saham?
2. Haruskah meminjam jangka pendek (1 th) atau jangka panjang?
3. Apakah perusahaan harus investasi ke dalam proyek bisnis baru yang baru saja diusulkan (memperluas bisnis yang ada atau mengembangkan produk baru) atau dana ini untuk membayar pinjaman?

 Ke-5 fungsi utama bisnis harus saling berinteraksi, karena keputusan manajemen mempengaruhi pengeluaran untuk produksi, keputusan pemasaran mempengaruhi penghasilan perusahaan, mempengaruhi pengeluaran dalam pendistribusian dan promosi, keputusan keuangan mempengaruhi jumlah dari pengeluaran bunga.

            Karena keputusan manajemen, pemasaran dan keuangan mempengaruhi pengeluaran maupun penghasilan perusahaan, mereka berpengaruh atas laba dan nilai perusahaan. Bagaimana Beberapa Fungsi Bisnis Mendorong Pembuatan Keputusan Keputusan bisnis yang tepat mengandalkan akuntasi dan system informasi Akuntasi.
Manajer akuntansi perusahaan menggunakan akuntansi untuk memonitor operasionalnya dan melapor kondisi keuangan kepada pemilik atau karyawan,
- memperkirakan kinerja dari keputusan produksi pemasaran dan keuangan.
- mendeteksi apabila penggunaan sumber daya tidak efisien hingga dapat dihindari.
- Akuntasi perusahaan dapat digunakan untuk menghindari pemborosan dan meningkatkan pendapatan Sistem Informasi.
- Perusahaan menggunakan SI untuk selalu memperbarui dan menganalisis SI tentang operasinya.
- Informasi ini dapat digunakan oleh manajer untuk membuat keputusan bisnis
- Informasi ini dapat digunakan juga oleh setiap karyawan yang punya akses ke komputer pribadinya (menelusuri pengiriman dan menentukan kapan kiriman akan samapai di tujuan).

LEBIH LANJUT disini!!! 
ini versi ppt nya : KLIK!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll