Pendidikan
memang sangat penting, guna mempersiapkan masa depan yang lebih cerah. Bayangan
bisa lanjut S-2 bahkan hingga mendapat gelar “Profesor” pasti dimiliki oleh
sebagian besar orang. Siapa sih yang tidak mau namanya diberi tittle tersebut.
Begitu juga dengan saya.
Dalam
konteks ini, saya yang lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja dan masih
menganut paham kejawen, orang tua
saya menyetujui jikapun saya kelak meneruskan cita-cita melanjutkan studi
hingga S-2 namun, dengan dua syarat.
Pertama, sebagai anak perempuan di dalam adat jawa tidak elok jika sang anak tak segera dinikahkan jika sudah mencapai
umurnya. Kedua, saya dari keluarga yang sederhana dan masih memiliki seorang
adik, jelas orang tua saya masih memiliki tanggungan untuk menyekolahkan adik
seperti beliau menyekolahkanku bahkan lebih baik. Jadi, saya diharuskan
menggunakan biaya sendiri dalam melanjutkan S-2.
Saya
tidak keberatan dengan kedua syarat tersebut, karena bagi saya menuntut ilmu
sangatlah penting. Seperti yang dikatakan oleh salah satu hadist yang
terjemahannya, “Tuntunlah ilmu dari buaian hingga turun ke liang lahat”. Hadist
tersebut semakin meneguhkan hati saya untuk segera lulus dari S-1 dan
melanjutkan ke jenjang berikutnya yang semakin tinggi.
-hanya opini penulis
-hanya opini penulis


Tidak ada komentar:
Posting Komentar